BISNIS RUMAH MAKAN
PENDAHULUAN
Dizaman yang terus berkembang, banyak orang-orang yang sulit mendapatkan pekerjaan, dan tidak sedikit dari mereka yang mencoba untuk membuka usaha sendiri, atau wiraswasta. Salah satunya yaitu usaha rumah makan.Bisnis rumah makan merupakan peluang usaha yang sejak dulu sampai saat ini memang tidak pernah surut bahkan terus berkembang sesuai dengan zaman yang semakin maju.Membicarakan bisnis rumah makan memang tidak akan pernah ada habisnya.Perlu kita ketahui bahwa mungkin bisnis rumah makan merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan.Sangat menarik apabila kita membahas bisnis rumah makan yang sangat mempunyai prospek kedepannya.Tetapi bisnis rumah makan pula memiliki resiko seperti bisnis-bisnis lainya apabila tidak ada inovasi-inovasi dalam mengembangkan bisnis rumah makan. karena persaingan, tidak jarang banyak pula rumah makan yang terpaksa harus gulung tikar.
Maka dari itu,dibutuhkan pengetahuan tentang apa saja yang perlu dipelajari atau dipertimbangkan sebelum membuka bisnis rumah makan.agar bisnis rumah makan yang akan dijalani bisa berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan.
ISI
Bisnis rumah makan memang tidak akan pernah mati. bisnis ini memang semakin tumbuh subur seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan gaya hidup yang ingin serba cepat tersaji. Sadar atau tidak, dengan pertumbuhan penduduk yang semakin banyak maka semakin banyak pula kebutuhan pangan yang harus disediakan.
Persiapan pertama untuk memulai bisnis apa saja, termasuk rumah makan adalah mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan ketakutan dan keraguan akan kegagalan. Setelah langkah pertama ini, kini menyangkut masalah operasional dari rencana usaha kita. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu disiapkan rapi.
Mulai dari menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu, untuk usaha rumah makan minimal harus mengerti masakan. Pintar memasak, lebih baik lagi ahli memasak. Namun, untuk menjadi pengusaha restoran tidak harus menjadi ahli memasak dulu, tetapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, tenaga ahli yang bisa memasak bisa direkrut.
Persiapan dalam memulai bisnis restoran/tempat makan lainnya, adalah tersedianya prasarana dan sarana. Pengertian tersedianya bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa terlebih dahulu, kecuali memang tersedia dana yang cukup yang sengaja diinvestasikan ke usaha kita untuk jangka panjang.
Prasarana adalah hal-hal kemudahan bersifat fisik maupun non fisik yang mendukung pengoperasian sarana-sarana atau alat-alat. Sedangkan sarana adalah alat-alat untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu.
Dalam usaha rumah makan/restoran, maka yang termasuk prasarana adalah tempat yang strategis, tenaga ahli (juru masak), modal usaha, dan izin usaha, sedangkan meja kursi, peralatan makan, peralatan masak, dan sebagainya adalah sarana.
Bisnis makanan termasuk bisnis yang beresiko besar. Karena bisnis makanan beda dengan bisnis-bisnis lain. Kecuali yang kita jual adalah makanan kering, yang bisa bertahan sampai berbulan-bulan. Namun jika kita yakin pangsa pasarnya yang bagus, maka bisnis makanan akan memberi keuntungan yang berlipat ganda.
Dalam bisnis makanan memang kita tidak dituntut untuk bisa membuat makanan yang akan dijual tersebut. Karena banyak yang sukses berbisnis makanan dari mengambil makanan ditempat lain, lalu menjualnya lagi. Lalu bagi kita yang pintar memasak, tetapi tidak bisa menjual, kita juga bisa menitipkannya di kantin, atau di tempat-tempat yang ramai pengunjung.
Bisnis makanan bukan milik kaum wanita saja, banyak pria yang menjadi koki kelas dunia. Dan kebanyakan penjual makanan yang sukses adalah pria. Rasa masakannya pun tidak kalah dari masakan wanita.
Untuk bisnis makanan, jika kita bingung memilih makanan apa yang akan dijual, kita bisa memulainya dari makanan kesukaan kita. Jika kita lebih berani, kita bisa memulainya dari makanan yang banyak dijual disekitar tempat kita ingin berjualan, dan tentunya yang banyak dibutuhkan ditempat tersebut. Silahkan cicipi nikmatnya berbisnis makanan.
Usaha rumah makan juga sangat sensitif terhadap rasa, karena itu penting sekali ada tukang masakan yang betul-betul ahli dibidangnya. Jual-lah masakan yang terbaik dan bermutu tinggi. Jangan coba-coba membuka rumah makan jika tidak ada juru masak yang hebat masakannya.
Sebaiknya kita juga mengurus izin usahanya. Bisa izin usaha dari RT/RW atau keamanan setempat. Namun secara prinsip, yang saya maksudkan adalah berbadan hukum yaitu dengan akte notaris. Hal ini sangat diperlukan bila usaha kita di pinggir jalan raya dan melibatkan beberapa pekerja. Tidak perlu mendirikan PT atau CV, misalnya cukup dalam status UD (Usaha Dagang) milik perseorangan, yaitu yang disahkan oleh notaris.
Banyak pengusaha yang sukses membangun bisnisnya di suatu wilayah tetapi kemudian gagal kala mencoba melakukan ekspansi di wilayah lainnya. Bisnis restoran dan/rumah makan meskipun memiliki prospek yang cukup bagus tetapi juga sangat rentan, khususnya terhadap masalah konsistensi rasa, kontrol mutu dan pelayanannya. Sehingga pelaku dibidang ini membutuhkan pemahaman yang kuat tentang bisnis restoran dan/rumah makan tersebut, khususnya yang berkaitan dengan produk, mutu pelayanan, administrasi dan pengawasannya.
Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan bisnis restoran dan/rumah makan tersebut, namun secara umum faktor yang paling menonjol dalam bisnis tersebut adalah rasa (taste) dan lokasi. Beberapa faktor lainnya yang tidak kalah pentingnya dalam menentukan keberhasilan usaha yang harus diperhatikan para pelaku yang bergerak di bidang ini, yaitu : komitmen dan fokus usaha.
Faktor lokasi telah dinyakini sebagai kiat suskes sebuah usaha dibidang restoran dan/rumah makan ini, salah satu yang menganut faham ini adalah Paulus Indra. Paulus Indra salah satu pelaku dibidang bisnis pelayanan jasa penyediaan makanan dan minuman ini, tidak saja berhasil membangun dan mengembangkan restoran tetapi juga Café, seperti : Café Wien, Toraja Café, Kafe Mario, dan Terminal Café. Sedangkan restoran yang berhasil dikembangan, antara lain : Waroeng Podjok, Mario’s Palace, Dermaga Food Court, Kuta Seafood dan Bali Seafood.
Boomingnya bisnis makanan di Indonesia disusul munculnya merek-merek baru pada bisnis ini, tak membuat makanan tradisional kehilangan penggemarnya. Tengok saja, masakan Padang dengan warung makan Padang yang tersebar di mana-mana, hingga sate dan soto Madura yang tidak pernah mati di berbagai sudut kota Jakarta. Salah satu makanan tradisional yang memiliki penggemar tersendiri dan telah difranchisekan adalah Rumah Makan Tradisional Rawon Guling asal Jawa Timur yang beroperasi sejak sebelum Indonesia Merdeka (1941), di perbatasan Pasuruan memasuki Probolinggo Jawa Timur. Kendati sudah berusia lebih dari setengah abad, rumah makan yang menyajikan menu khas Jawa Timur ini baru difranchisekan sejak mei tahun lalu. Kejenuhan pasar terhadap makanan tradisional yang menyuguhkan taste dan proses pengolahan yang tetap sama secara turun-temurun terbukti tidak membuat pasar jenuh, karena ternyata makanan tradisional memiliki pasar yang sangat unik. Bagi anda yang ingin membuka bisnis rumah makan kita bisa membuka usaha rumah makan lokal terlebih dahulu,seperti rumah makan sunda atau rumah makan padang.
KESIMPULAN
Pada data-data yang sudah kita ketahui, jelas bahwa usaha rumah makan merupakan usaha yang tidak pernah ada matinya, bahkan bisa sangat menguntungkan. Karena makanan merupakan kebutuhan setiap manusia. Dan Usaha Restoran datang dalam bisnis terbaru yang telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Hal ini dianggap sebagai salah satu usaha berskala besar yang dilengkapi oleh ide usaha yang kreatif. Jadi bagi anda yang baru ingin memulai usaha berbisnis, usaha rumah makan merupakan usaha yang sangat layak untuk dipertimbangkan.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.majalahfranchise.com/?link=berita&id=233
http://kamissore.blogspot.com/2008/10/bisnis-rumah-makan.html
http://marcantia.wordpress.com/2009/06/03/rumah-makan-sunda-tiktok/
3 Juni 2009
http://binaukm.com/2010/05/perkembangan-bisnis-rumah-makan-dan-restoran-peluang-usaha-rumah-makan-restoran/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar